Spud Nekat dengan merilis Single “Lazuardi”

Spud baru-baru ini merilis single kedua. Pasca “Doktrin” sebagai debut single dirilis tahun lalu, kali ini mereka merilis “Lazuardi” dalam dua format sekaligus, yaitu video dan audio. Dirilisnya “Lazuardi” mereka nilai sebagai langkah nekat mengingat kondisi pandemi saat ini yang banyak membatasi ruang gerak. Lewat karya ini, mereka ingin menantang sekaligus melawan keadaan dan berkata “Persetan dengan Corona, Spud akan semakin menggila!”.

Lagu “Lazuardi” sudah tercipta sejak 2019 lalu. Bersama “Doktrin”, lagu ini diproyeksikan akan masuk ke album pertama yang coba mereka rilis di tahun ini. Perilisan album ini sebenarnya direncanakan terjadi di tahun lalu, apa daya virus mewabah sehingga mereka terpaksa mengurungkan niatnya. Ini adalah tahun di mana mereka mencoba mengumpulkan kepercayaan diri dan mewujudkan apa yang sempat tertunda.

Spud menjelaskan cerita dalam “Lazuardi”. Lagu ini bercerita tentang betapa menjijikannya perilaku manusia dalam menggapai kehidupan duniawi yang mereka idamkan. Sudut pandang dalam lagu ini diambil dari kacamata korban. Liriknya ditulis oleh sang vokalis, Andri dengan banyak kalimat depresif di dalamnya.

Tentang Spud sendiri, mereka dimotori oleh Andri (vokal), Akbar (gitar), Gagah (drum) dan Febri (bass). Musik stoner yang mereka mainkan mereka sebut sebagai Stoner Sayap Kiri, diartikan sebagai berbedanya pandangan musik stoner dari mata Spud. Mencoba menerjemahkan hal tersebut dalam “Lazuardi”, mereka memainkan gitar a la stoner rock dengan iringan harmoni rhythm section antara bas dan drum dengan gaya vokal a la hardcore kids.

Dapur Comments
Follow Us