Nostalgia Masa SMA Reality Club Di “YOU LET HER GO AGAIN”

Sukses dengan perilisan I Wish I Was Your Joke, single pertama yang memulai ‘cinematic universe’ mereka sendiri, Reality Club kembali dengan double-single terbaru berjudul You Let Her Go Again.

Reality Club kembali mengusung tema yang lebih sinematik untuk perilisan ini, dengan merilis poster, teaser, dan trailer dari video klip selayaknya film pada umumnya, menandakan era baru Reality Club dalam bermusik setelah sukses dengan album keduanya pada 2019 lalu.

You Let Her Go Again terdiri dari dua lagu ballad yang santai dan romantis berjudul You Let Her Go Again dan Oh Bella. Dirilis bersama dengan music video yang berfokus pada You Let Her Go Again, lagu tersebut bercerita seputar kisah cinta semasa SMA yang tidak berbalas.

You Let Her Go Again juga menjadi lagu pertama di mana Reality Club bereksperimen dengan perubahan tempo di tengah lagu demi menciptakan nuansa yang lebih dramatis.

Terbentuk di akhir 2016, Reality Club merupakan band indie-rock peraih nominasi AMI (Anugerah Musik Indonesia) untuk kategori Best Newcomer di tahun 2018 dan Alternative Track Of The Year di tahun 2018 dan 2020. Berasal dari Jakarta, mereka kian berkembang dan terus menjadi pembicaraan sejak single pertama dirilis.
Reality Club terdiri Era Patigo (drum), Iqbal Anggakusumah (gitar) , Faiz Novascotia Saripudin (vokal dan gitar), Fathia Izzati (vokal dan keyboard), dan Nugi Wicaksono (bass).

Dengan target pasar internasional, mereka telah memperluas pendengar mereka sejak 2019 melalui showcase di berbagai negara seperti Tokyo, Malaysia, Singapura, dan Jeddah. Reality Club juga merupakan salah satu dari dua band perwakilan Indonesia yang terpilih dan dijadwalkan untuk tampil di South By Southwest (SXSW) di Austin, Texas, Amerika Serikat. Semenjak pandemi, Reality Club juga menggelar Online World Tour, bermain di festival-festival online mancanegara seperti Jerman, Inggris, Singapura, dan Amerika Serikat.

You Let Her Go Again bercerita tentang seseorang yang terus gagal dalam cinta dan bagaimana mereka harus baik-baik saja meskipun ada skenario “bagaimana jika” yang menghantui mereka setiap hari.

Lagu ini terinspirasi dari komedi romantis dan kisah cinta di masa SMA, yang juga mengajak para pendengarnya untuk bernostalgia ke masa muda yang penuh dengan momen-momen memalukan, patah hati, nasihat buruk, dan sebagainya.

Oh Bella adalah lagu cinta untuk seorang gadis yang terlihat ‘beda level’ dengan kita, dan yang dapat kita lakukan hanyalah menghela nafas dan mengaguminya dari jauh. Bella diumpamakan sebagai adalah gadis yang kita selalu bicarakan dengan kita, dimana dia membuat kita berharap kalau kita bisa menjadi seseorang yang lebih baik hanya supaya kita bisa mencoba mendekatinya.

Dapur Comments
Follow Us