Aplikasi Resso, Tawarkan Streaming Musik yang Lebih Ekspresif

Indonesia kembali kedatangan aplikasi hiburan yang bagus. Bernama Resso, ini adalah aplikasi streaming musik terbaru yang diluncurkan pada Maret 2020 lalu.

Aplikasi ini merupakan software besutan perusahaan induk pembuatan aplikasi ternama saat ini, TikTok, yaitu ByteDance. Mengingat fenomenalnya TikTok, jelas Resso menjadi satu aplikasi yang wajib diperhitungkan.

Dengan umurnya yang baru beberapa bulan, jelas Resso belum banyak dikenali oleh masyarakat luas. Beruntung IDN Times dapat berbincang dengan Tricia Dizon selaku country manager Resso Indonesia untuk mengetahui seluk beluk Resso sendiri.

Jika berbicara tentang aplikasi streaming musik, umumnya aplikasi tersebut hanya menyediakan lagu-lagu saja yang dapat diperdengarkan. Di Resso, pengalaman itu dilebihkan. Dengan adanya fitur lirik yang bisa dibagikan di media sosial, Resso mencoba memberikan penggunanya pengalaman berekspresi yang tak bisa didapat di aplikasi lain.

Tricia menyebut Resso bukan sebagai music streaming app saja, tetapi terdapat kata social-nya. Hal ini dimaksudkan untuk memberitahukan bahwa Resso turut memberikan wadah bersosialisasi yang bisa disampaikan lewat musik. Salah satu fiturnya adalah dengan membagi sepenggal lirik lagu kesayanganmu dari Resso dan disebar ke media sosial.

Ada pun fitur kekhasan Resso adalah lyrics quotes, TikTok chart (diambil dari konsumsi lagu paling populer di TikTok), hingga sleep timer yang memungkinkan Resso otomatis mati ketika kamu tertidur.

Bagi mereka yang belum pernah mencoba Resso, hal pertama yang akan sangat menonjol dari aplikasi ini yang bisa kamu langsung lihat adalah keberadaan fitur liriknya. Tak hanya membuatmu bisa membaca lirik dari suatu lagu, aplikasi yang datang dari kata ressonate atau beresonansi ini turut memungkinkanmu membagikan penggalan lirik tersebut menjadi quote. Malahan background yang digunakan bisa menggunakan foto hasil jepretanmu sendiri.

Anggaplah saja kamu jatuh cinta dan kamu ingin beromantis ria lewat lagu-lagu, kamu bisa menggunakan lirik dari lagu tersebut untuk membuat “kode” baginya. Contoh, kamu menyukai lagu Chrisye – Kala Cinta Menggoda.

Kamu bisa mengambil bagian lirik “walau kutahu kau ada pemiliknya / Tapi ku tak dapat membohongi hati nurani” untuk kamu bagikan di media sosialmu, lengkap dengan fotomu atau gambar yang diberikan di aplikasi itu, serta link ke Resso untuk mendengarkannya.

Layaknya aplikasi streaming musik lainnya, Resso bisa kamu unduh dan menikmati musiknya secara cuma-cuma pula. Tetapi jika kamu ingin sesuatu yang lebih eksklusif dan premium, kamu bisa mencoba sistem berlangganan tiap bulannya.

Ada fitur berlebih yang bisa didapatkan dari langganan per bulannya. Salah satunya adalah kualitas audio yang lebih baik serta tidak adanya iklan ketika mendengarkannya. Sayang, belum ada langganan famili sehingga kamu harus berlangganannya secara individu.

Perlu diingat dalam aplikasi streaming musik, yang dilibatkan tak hanya pendengar, tetapi juga musisi. Resso pun terbuka akan hal itu dan dapat diakses oleh semua musisi dari berbagai kalangan.

Untuk bisa mendaftarkan musikmu ke Resso, Tricia menjelaskan setidaknya kamu perlu menghubungi agregator atau label yang sekiranya sudah terkoneksi dengan Resso. Jika kebingungan, kamu bisa mencoba mengontak langsung Resso dan menanyakan siapa sajakah agregator resmi mereka.

Karena aplikasi streaming musik sosial ini baru diluncurkan pada Maret lalu, wajar jika ada beberapa hal yang terasa kurang lengkap. Seperti lirik lagu yang belum semuanya ada. Tetapi dipastikan ke depannya fitur-fitur Resso akan diperbarui terus menerus hingga menjadi lebih sempurna serta menambah jumlah daftar lagunya.

admin

🙏

%d blogger menyukai ini: