Hadir dengan Personel Baru, Fox Fort Luncurkan Single Berjudul “Hilang Masa”

Rutinitas yang mengekang, beban kerja yang memperbudak, hingga ketidakpedulian perusahaan akan manusia di dalamnya saja sudah terdengar tidak menyenangkan. Semua itu akan lebih menyebalkan ketika ditambah dengan adanya atasan yang bersikap buruk plus gila kerja yang destruktif.

Dari berbagai hal yang disebutkan di atas, muncul kejenuhan yang berakhir dalam sebuah single berjudul “Hilang Masa” yang ditulis oleh Fox Fort, kuintet alt-rock/grunge asal Jakarta, dan dirilis pada 10 April 2020 melalui berbagai layanan digital. Lagu yang sudah ditulis sejak 2018 ini menjadi rilisan pertama Fox Fort dengan formasi anyar setelah bergabungnya Dewandra Danishwara (vokal/gitar) dan Adhiwira Gautama (vokal/gitar).

“Hilang Masa” yang menandakan kembalinya Fox Fort dengan personel baru ini diawali oleh riff dan lirik dari eks-vokalis/gitaris mereka, Arga Arkadhia Yusuf, yang mundur di tahun 2019. Kejenuhan dan ketidaksukaannya terhadap atasan dengan sikap buruk plus gila kerja yang negatif menjadi titik awal penulisan lirik lagu ini. Lingkungan toxic yang membuat manusia di dalamnya saling sikut-menyikut juga dianggap membuat proses dehumanisasi semakin sempurna.

“Ada kejadian yang membuat gue nulis lirik ini. Gue udah bener-bener gerama sama culture di korporasi yang benar-benar kaku. Gue sebel karena manajemen perusahaan cuma mikirin revenue dan revenue. Enggak ada berpikir tentang manusia yang di dalamnya. Jadi perusahaan itu memanusiakan manusia atau merobotkan manusia?” jelas Arga.

Baleng (Valdian Putra), gitaris/vokalis dari Fox Fort, menyatakan bahwa “Hilang Masa” mencerminkan bagaimana mereka merasakan apa yang dirasakan banyak orang dan semua hal tersebut dituturkan menjadi sesuatu yang bermakna. Bukan cuma itu, proses peluapan emosi menjadi hal yang sangat jelas terdengar saja dari lagu ini. “Melalui “Hilang Masa” kami melepas penat dari segala kesibukan aktifitas sehari-hari. Ada rasa puas untuk meluapkan emosi sesaat pada lagu ini,” tambah Yuananda Bayu (Anyu), penggebuk drum Fox Fort.

“Hilang Masa” yang dikerjakan sejak 2018 ini merupakan salah satu demo yang dibuat di tahun tersebut dan akan termuat dalam debut album yang rencananya akan rilis akhir tahun ini. Hingga saat ini, sudah terdapat 20 materi yang akan dikurasi menjadi sepuluh untuk album tersebut. “Single ini merupakan proses awal pendewasaan Fox Fort dalam bermusik. Sejak awal terbentuknya materi hingga proses pascaproduksi, semua terjadi secara organik tanpa menjauhkan karakter musik Fox Fort sekaligus memenuhi emosi dari isi lagunya sendiri,” tambah Anyu.

Saat ini, kuintet yang dibentuk pada 2015 ini beranggotakan Lukman Kosasih (bass), Adhiwara Gautama (gitar/vokal), Dewandra Danishwara (gitar/vokal), Yuananda Bayu (drum) dan Valdyan Putra (gitar/vokal). “Hilang Masa adalah awal dari kebangkitan lima anak muda yang memiliki filosofi musik beranekaragam yang berusaha menampilkan musik berkualitas untuk dapat membangkitkan musik rock di Tanah Air,” tegas Baleng.

admin

🙏

%d blogger menyukai ini: