Jerinx ‘SID’, Antara Senja dan Malu

Di sela-sela konser SvaraBumi, Dapurletter kali ini beruntung mendapat kesempatan wawancara Jerinx drummer dari Superman Is Dead (SID). Seperti kita ketahui Jerinx salah satu musisi yang banyak disorot di sosial media (twitter) karna kicauan kicauannya dengan menuai banyak pro dan kontra.

Ditemui di Rolling Stone cafe selasa, 30 september dengan ramah Jerinx menyempatkan waktunya untung berbincang bincang ringan yang diwakili oleh Cahaya Dewi. Yuk mari kita simak hasil wawancaranya;

Q : seorang mike ness di mata Jerinx seperti apa? Mengingat style, fashion dan project terbaru Jerinx sangat sosial distortion?
Jerinx : mike ness mengisi sisi figur ayah yang hilang untuk saya, kadang saya berfikir kebapa ayah saya tidak seperti ini.

Q : nonton ‘Another State of Mind’ ? Ada kesan atau pesan tersendiri untuk Jerinx dalam film dokumenter itu?
Jerinx : struggle dan perjuangan. Pesannya hal yang terlihat remeh bisa saja menjadi besar dan dikenang sampai melampaui jamannya ketika kamu melakukan semua itu dari hati

Q : 3 hal yang terlintas dipikiran Jerinx ketika mendengar kata bali?
Jerinx : macet, banyak ketidakadilan di bali, baik untuk alam atau manusia dan yang terakhir bali tetap cantik.

Q : apa harapan Jerinx untuk bali 5 tahun ke depan?
Jerinx : saya berharap siapapun pengambil keputusan tertinggi di bali dapat  mendengarkan isi hati masyarakat bali. Ini tanah saya, ini tanah leluhur saya, saya menghargai apapun keputusan pemerintah pusat tapi harus benar – benar disetujui masyarakat bali

Q : apa pendapat jerinx tentang industri musik saat ini?
Jerinx : saya bangga pada musik indie, seperti band Burgerkill mereka banyak dapat penghargaan di luar negeri bahkan banyak mendapatkan tour di luar negeri sayangnya banyak media yang kurang mengexpose mereka.

Q : pernah bikin lagu cinta yg romantis?
Jerinx : ada beberapa.

Q : butuh berapa lama untuk bisa membuat lagu cinta?
Jerinx : bisa beberapa hari bahkan beberapa jam, tidak ada itungan matematikanya. Karna seni itu sifatnya bukan hitung hitungan.

Q : kenapa suka senja?
Jerinx : karena senja transisi dari gelap menuju terang. Senja itu sebuah suasana dimana kebaikan dan keburukan bertemu lalu mereka bercinta disana, kedua sisi itu memiliki kecantikannya masing masing.

Q : apa dampak positif dan negatifnya sosial media di mata Jerinx?
Jerinx : positifnya saya punya hak untuk mengungkapkan sesuatu hal yang tidak bisa diberitakan di media. negativnya ketika menyuarakan perubahan dan perlawanan pasti akan ada haters.

Q : sosok seorang jerinx sendiri di mata jerinx seperti apa?
Jerinx : jeleknya saya, ya cepat emosi. Sebenarnya saya tipe orang yang pemalu dan tidak percaya diri, tapi saya harus berakting untuk menutupi itu semua. (Foto:istimewa)

admin

🙏

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: