Kedutaan Besar Bekasi Rilis Single Sir Lommar John berjudul “Polusi Suara”

Jejak migrasi kelompok musik indie rock Sir Lommar John sesudah EP Kosmik yang religius penuh sains fiksi kian mantap menuju landasan album penuh yang diawali dengan rilisnya single “Polusi Suara” sebagai bahan bakar utama. Sebelumnya, kuping khalayak dijembatani oleh single “Frankie” yang jenaka sudah rilis sekitar Januari lalu. Hiburan selanjutnya bersambung.

Riuh rendah yang direkam dalam durasi 3 menit 50 detik menceritakan hasil pengamatan sumber suara di sekeliling, dalam keadaan sadar ataupun tidak. Lamunan, khayalan, halusinasi dan tidurnya yang lelap. Suara-suara yang tidak dapat dilarang merangsek masuk ke telinga. Tak berdaya meski susah payah menahan lajunya. Semua atas rahmat-Nya, diistimewakan dapat mendengar apa saja dalam batas kemampuan dengar manusia.

Semua bisa didengar (padahal), tapi apakah kita mengamati semua? Keras, lemah, desis udara hingga dialog konsumen kantin, gesekan kaca etalase koperasi sampai proses jual-beli di pasar. Semua bisa disimak menjadi komposisi dalam batas waktu tertentu. Ada yang dirasa menjadi sumber energi ada pula yang berpotensi menjadi sumber pengganggu bahkan perusak. Ini yang mesti kita hindari. Polusi.

“Suara” sudah dapat dirasakan sejak bagian pertama musik diputar. Dengan menyisipkan hampir semua aspek dari pengamatan bebunyian seperti variasi birama, kuat-lemah-cepat-lambat tempo, sumber bunyi dari segala arah, juga variasi bentuk dan tekstur lagu, Sir Lommar John menunjukan kesatuan utuh yang bebas untuk diciptakan dan didengarkan. Pemilihan sound dan permainan instrumen yang eksploratif, tuning selaras dengan alam A=432Hz, jeda mendadak, hingga perubahan tempo di setiap reff-nya seakan menerjemahkan tujuan dan pesannya.

Lagu dan video lirik serta klip “Polusi Suara” sudah bisa didengarkan di platform digital. Selamat menikmati!

Share

You may also like...