Makna Lagu Baru Base Jam “Manisnya Hidup”

Grup band Base Jam mempersembahkan karya baru berjudul “Manisnya Hidup” di tengah pandemik COVID-19 dan ajakan untuk terus berada di rumah selama bulan Ramadhan.

Band yang kini beranggotakan Sita (Bass), Oni (Gitar), Alvin (Vokal), Alsa (Drums), Sigit (Vokal) dan Aris (Gitar) itu mengatakan bahwa lagu “Manisnya Hidup” telah ditulis sejak lama.

“Lagu ini tercipta karena kami merasa diingatkan juga untuk tetap bersyukur walau bahagia kita tidak sempurna,” kata Sita dalam siaran persnya, Sabtu.

“Manisnya Hidup” bernuansa akustik dengan tempo medium.

Suara gitar akustik terasa begitu dominan di lagu ini dengan balutan beat yang sederhana khas Base Jam.

Liriknya pun terasa ringan tapi tetap dengan pesan yang dalam tentang ajakan untuk mensyukuri hidup dan tetap berpikiran positif menghadapi segala tantangannya.

“Rasanya pas dengan kondisi sekarang. Saat kita semua harus di rumah aja untuk memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19, ternyata banyak teman-teman yang terpaksa kehilangan mata pencahariannya sehari-hari,” jelas Aris.

Lagu ini diproduseri sendiri oleh seluruh personil Base Jam dan didistribusikan secara digital oleh Demajors.

Proses rekamannya dilakukan di beberapa tempat, seperti di Posan Home Studio untuk bass, serta take drums dan vokal di SAE Studio sementara gitar direkam di Dotdic Beatlab dan Karnos Post Lab.

Selain pesan dan makna yang ingin disampaikan, lewat lagu “Manisnya Hidup” tentu saja Base Jam ingin tetap menjaga eksistensinya sebagai band yang sudah berkarir selama 26 tahun di industri musik tanah air.

“Lagu ini sebuah persembahan Base Jam untuk teman-teman semua. Kita akan bisa lalui ini bersama dan berdiri lebih tegak lagi nanti,” tutup Alvin.

“Manisnya Hidup” sudah dapat dinikmati di seluruh radio-radio Indonesia, dan semua layanan musik digital. Sementara untuk video liriknya dapat ditonton di kanal Youtube Base Jam Official.

admin

🙏

%d blogger menyukai ini: