Para Musisi Lawan COVIDS-19 Lewat ‘Gerakan Rp 1000 Untuk Indonesia’

‘Gerakan Rp 1000 Untuk Indonesia’ kebersamaan ini diiniasi oleh berbagai kalangan yang mempunyai tujuan untuk mencari solusi untuk berbagai permasalahan yang muncul sejak virus COVIDS -19 menjadi pandemi di seluruh dunia, khususnya di Indonesia. Melalui teleconference yang berlangsung pada hari Jumat (27/3) lalu, Harry ‘Koko’ Santoso dari Deteksi Production menjelaskan tentang gerakan tersebut, Gerakan ini diharapan agar kita bisa mengumpulkan dana dimana dalam pengumpulan dana ini kita bersama teman-teman disini akan merujuk kepada nomor rekening yang akan kita umumkan segera.  Akan kita ‘share’, dimana apakah nanti akan merujuk kepada badan-badan nasional di Indonesia ataupun secara legal dan bisa digunakan oleh kita semua.

Beberapa nama yang memastikan bergabung di gerakan ini diantaranya adalah musisi senior Chandra Darusman, Fariz RM, Rebecca Reijman, Ayu Azhari dan juga musisi di luar Indonesia seperti Moliano ( Singapura ), Megat Ahmad Fuzy ( Malaysia ) dan masih banyak lagi. Menanggapi ‘Gerakan Rp 1000 Untuk Indonesia’, Chandra Darusman mengungkapkan.

“Gerakan ini bagus, walaupun banyak inisiatif dari berbagi pihak. Semakin banyak semakin bagus. Yang penting adalah kita bisa lebih jelas nanti mugkin dananya nanti untuk apa dan siapa supaya jelas peruntukannya.  Sebagai musisi kita harus kreatif berbuat yang terbaik untuk bangsa kita. Kebetulan saya tergabung dalam Federasi Musisi Indonesia yang baru dibentuk. Saat ini yang kta upayakan adalah mencoba mengetuk kantong-kantong  Pemda supaya memberikan bantuan sosial untuk para musisi yang kehilangan ‘job’ dan tabungannya habis untuk sehari-hari untuk bisa menyambung hidupnya dengan dana sosial tersebut. Hal itu yang saat ini bisa kita lakukan yang kongkret.”

“Kita bergerak bersama di bawah bendera Merah Putih tidak memandang suku, agama, ras, partai politik maupun golongan. Semua komponen bangsa, tua, muda, kaum terpelajar, pengusaha, karyawan, ibu rumah tangga dan sebagainya. Target kita persaudaraan ini harus dijaga, kepedulian ini tetap harus terus digaungkan, kebersamaan ini harus terus diadakan walaupun keadaan sulit, persaudaraan gotong royong dan semangat kebangsaa yang ingin kita gaungkan.” tutup Harry ‘Koko’ Santoso.

Share

You may also like...